Nasional > Informasi

Spektakuler! Malam Ini Gerhana Bulan Total Hiasi Langit Indonesia

Minggu, 7 September 2025 19:39:37

A
Agha Fairuz Tim Kediriin - Minggu, 7 September 2025 19:39:37

keterangan : Blood Moon

Kediriin.com, Kediri – Malam ini, Minggu hingga Senin (7–8 September 2025), masyarakat Indonesia berkesempatan menyaksikan fenomena alam langka: gerhana bulan total atau yang kerap disebut Blood Moon. Fenomena ini diprediksi akan berlangsung selama lebih dari lima jam, dengan fase totalitas mencapai 1 jam 22 menit.


Gerhana bulan total terjadi saat Bumi berada tepat di antara Matahari dan Bulan, sehingga cahaya Matahari tidak langsung mengenai permukaan Bulan. Namun, atmosfer Bumi membiaskan cahaya, menyaring warna biru dan hijau, lalu memantulkan warna merah-oranye. Itulah sebabnya Bulan akan tampak merah dramatis, sehingga dijuluki Blood Moon.

Fenomena ini tidak memerlukan alat khusus untuk dinikmati. Bulan merah bisa disaksikan dengan mata telanjang, meskipun teleskop atau teropong akan memberikan pengalaman yang lebih indah.


BMKG merilis rincian fase gerhana bulan malam ini:

  • Penumbra mulai (P1): 22.26 WIB
  • Sebagian mulai (U1): 23.26 WIB
  • Total mulai (U2): 00.30 WIB (8 September)
  • Puncak gerhana: 01.11 WIB
  • Total berakhir (U3): 01.53 WIB
  • Sebagian berakhir (U4): 02.56 WIB
  • Penumbra berakhir (P4): 03.56 WIB

Seluruh wilayah Indonesia berpotensi menyaksikan fenomena ini, bergantung pada kondisi cuaca. Wilayah Jawa hingga Sumatra akan bisa menyaksikan seluruh fase, sementara Papua bagian timur kemungkinan Bulan sudah terbenam saat fase akhir.


Selain sebagai tontonan langit yang menakjubkan, gerhana bulan juga menjadi momen edukasi astronomi yang berharga. Fenomena ini sering dimanfaatkan untuk mengamati dinamika orbit Bulan, pembiasan cahaya, hingga memperkenalkan sains langit kepada generasi muda.

Bagi masyarakat, Blood Moon juga kerap dikaitkan dengan tradisi, mitos, atau kepercayaan tertentu. Meski begitu, dari sisi ilmiah, ini adalah bukti nyata harmoni alam semesta yang bisa dinikmati bersama.


Bagi masyarakat yang terhalang cuaca mendung, BMKG menyiarkan fenomena ini secara langsung melalui laman resmi gerhana.bmkg.go.id.

Gerhana bulan total berikutnya baru akan terjadi beberapa tahun mendatang. Jadi, jangan lewatkan kesempatan langka malam ini untuk menyaksikan langit berubah warna dengan keindahan Bulan merah di atas kepala.


  • 0
  • 0
  • 0